Submit artikel ke jurnal terakreditasi SINTA bukan sekadar mengunggah naskah ke sistem OJS. Ada sejumlah ketentuan submit jurnal terakreditasi SINTA yang harus dipahami dan dipatuhi oleh penulis agar artikel dapat diproses secara optimal. Banyak artikel yang tertunda bahkan ditolak bukan karena kualitas penelitian, melainkan karena ketidaksesuaian terhadap ketentuan dasar yang telah ditetapkan jurnal.
Oleh karena itu, memahami ketentuan submit sejak awal menjadi langkah penting dalam strategi publikasi ilmiah.
Kesesuaian Naskah dengan Fokus dan Scope Jurnal
Ketentuan utama dalam submit jurnal terakreditasi SINTA adalah kesesuaian artikel dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Editor akan melakukan seleksi awal untuk memastikan topik artikel relevan dengan bidang kajian jurnal. Artikel yang berada di luar scope umumnya tidak akan dilanjutkan ke tahap review.
Penulis disarankan untuk membaca edisi-edisi sebelumnya guna memahami karakter dan kecenderungan topik yang diterbitkan jurnal tersebut.
Kepatuhan terhadap Template dan Author Guidelines
Setiap jurnal SINTA memiliki template dan author guidelines yang wajib diikuti. Ketentuan ini mencakup struktur penulisan, format sitasi, gaya bahasa ilmiah, serta tata letak tabel dan gambar. Ketidaksesuaian dengan template sering menjadi alasan artikel dikembalikan ke penulis untuk perbaikan awal.
Kepatuhan terhadap pedoman teknis mencerminkan profesionalisme penulis dan mempermudah proses editorial.
Kelengkapan Metadata dan Administrasi
Dalam proses submit, penulis wajib mengisi metadata artikel secara lengkap dan akurat. Informasi seperti judul artikel, abstrak, kata kunci, afiliasi penulis, serta alamat email aktif harus diisi dengan benar. Kesalahan pada metadata dapat menghambat komunikasi antara editor dan penulis selama proses review.
Selain itu, beberapa jurnal juga mensyaratkan dokumen tambahan seperti surat pernyataan orisinalitas atau ethical clearance.
Ketentuan Orisinalitas dan Etika Publikasi
Ketentuan submit jurnal terakreditasi SINTA juga menekankan aspek etika publikasi. Artikel harus merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Jurnal umumnya menetapkan batas maksimal similarity index sebagai indikator bebas plagiarisme.
Pelanggaran etika publikasi dapat berakibat serius, termasuk penolakan permanen atau pelarangan submit di masa mendatang.
Proses Review dan Tanggapan Revisi
Setelah naskah dinyatakan lolos seleksi awal, artikel akan masuk ke tahap peer review. Penulis diwajibkan menanggapi komentar reviewer secara sistematis dan berbasis argumen ilmiah. Revisi yang tidak menjawab masukan reviewer dapat berujung pada penolakan artikel.
Dalam praktiknya, sebagian penulis mengalami kesulitan memahami komentar teknis reviewer. Pada kondisi tertentu, pendampingan seperti jasa publikasi jurnal SINTA sering dimanfaatkan untuk membantu memastikan revisi dilakukan sesuai dengan standar akademik jurnal.
Batas Waktu dan Ketentuan Teknis Lanjutan
Beberapa jurnal menetapkan batas waktu tertentu untuk mengunggah revisi. Keterlambatan dalam memenuhi tenggat waktu dapat menyebabkan artikel dinyatakan gugur. Selain itu, penulis juga perlu memperhatikan ketentuan teknis lanjutan, seperti format file, penamaan dokumen, dan versi revisi yang diunggah.
Penutup
Memahami dan mematuhi ketentuan submit jurnal terakreditasi SINTA merupakan langkah strategis dalam meningkatkan peluang artikel untuk diterima. Dengan kesiapan naskah, kepatuhan administratif, serta respons revisi yang tepat, proses publikasi dapat berjalan lebih efektif dan profesional.
Leave a Comment